Pernahkah Anda Perhatikan Lagu “Ya Thayybah” Haddad Alwi?


TrenzCorner - Haddad Alwi Assegaf atau yang lebih dikenal dengan nama Haddad Alwi mengawali kiprahnya di tahun 1997 sebagai penyanyi reliji dengan membuat dua buah album shalawat. Namanya mulai melejit pada tahun 1999 saat berkolaborasi dengan penyanyi cilik bernama Sulis, membawakan lagu-lagu sholawat.

Dalam kurun waktu lima tahun tepatnya sejak 1999 hingga 2004, di bawah naungan Sholla Studio, Haddad dan Sulis menelurkan album shalawat berjudul ’Cinta Rasul’ (Cinta Rasul 1,2,3,4,5, dan 6). Selain itu ia juga pernah merilis satu album shalawat spesial dalam bentuk orchestra berjudul ‘Love for the Messenger’.

Saat itu lagu-lagu Haddad Alwi dan Sulis sangat disukai masyarakat luas. Hampir di setiap rumah bahkan di pusat-pusat perbelanjaan lagu-lagu mereka diputar. Tapi pernahkah anda memperhatikan salah satu lagu yang berjudul 'Ya Thayyibah' yang terdapat pada Album Cinta Rosul 1? Coba dengarkan lagi lagu tersebut dan perhatikan teks serta terjemahnya di bawah ini yang ternyata sangat membahayakan Aqidah Islamiyah.

: يَا طَيْبَةْ
يَا طَيْبَة يَا طَيْبَة يَا دَوَالْعيَا نَا
.اِشْتَقْنَا لِكْ وَالْهَوَى نَدَانَا، وَالْهَوَى نَدَانَا
يَا عَلِىَّ ابْنَ اَ بِى طَا لِبْ
مِنْكُمُ مَصْدَرُ المَوَا هِبْ
يَا تُرَ ى هَلْ ءُرَى لِى حَاجِبْ
عِنْدُكُمْ اَفضَلُل الغِلمَاَنَ اَفضَلُل الغِلمَاَ نَ
اَسْيَادِي الْحَسَنْ وَالحُسيْنِ
اِلَى النَّبِيِ قُرَّ ةْ عَيْنِ
يَا شَبَا بَ الجَنَّتَيْنِ
جَدُّكُمْ صَا حِبُ القُرْ آنَ  صَا حِبُ القُرْ آنَ


SANG PENAWAR

Wahai sang penawar derita
kami merindukanmu
wahai sang penawar
Wahai Ali putera Abi Tholib
darimulah sumber keutamaan
aduhai, mungkinkah aku, (mendapatkan petunjukmu)
sementara tirai menghalangiku
sedang disisimulah sebaik-baik tempat pengabdian
Wahai Al-Hasan dan Al-Husain
Cahaya mata Rasul Alloh
Wahai penghulu pemuda sorga
kakekmu penyampai firman Alloh, Al-Qur’an

Dari terjemahnya kita bisa melihat bahwa lagu ini sangat berlebihan dalam memuliakan Ali. Dan lagu ini dinilai sangat identik dengan faham Syi'ah. Lagu ini diduga sebagai upaya syiar syi'ah yang dilakukan oleh Haddad Alwi yang belakangan baru diketahui bahwa ia merupakan pengikut syiah. 15 tahun yang lalu lagu tersebut sangat populer, namun sampai saat ini banyak masyarakat muslim yang tidak menyadari kandungan maknanya.

Seperti diketahui, ajaran syi'ah dianggap sesat dan bukan bagian dari Islam. Menurut terminologi, kata Syiah tertuju kepada satu sekte yang mengaku sebagai pengikut dan pendukung setia Ali bin Abi Thalib dan keturunannya, sehingga menjadi nama yang khusus bagi mereka. Bahkan mereka menganggap Ali sebagai sahabat Nabi Saw yang paling utama. Namun demikian, akidah Syiah berpijak di atas pencacian, pencelaan dan pengkafiran terhadap para sahabat Rasulullah.

Masihkah anda menyimpan lagu ini? Coba diputar lagi dan perhatikan liriknya...




Sumber : http://idntrust.blogspot.co.id