Sistem Brigham Mesothelioma


Sabtu, 22 September 2018

Sistem Brigham

Sistem Brigham adalah yang paling modern dari tiga sistem pementasan mesothelioma ganas. Sistem Brigham melihat pada berbagai variabel seperti keterlibatan kelenjar getah bening dan kemampuan bedah untuk mengangkat tumor mesothelioma ganas (terhormat). Untuk alasan ini, sering tidak digunakan untuk panggung


mesothelioma karena kanker jarang dapat dioperasi. Sistem Brigham membagi mesothelioma ganas menjadi empat tahap:

Stadium I - Tumor mesothelioma yang ganas masih dapat dioperasi (dengan pembedahan secara operasi) dan kelenjar getah bening tidak terpengaruh.

Stadium II - Tumor mesothelioma yang ganas masih dapat dioperasi (pembedahan secara operasi), tetapi kelenjar getah bening sekarang terpengaruh.

Stadium III - Tumor mesothelioma ganas tidak dapat dioperasi (pembedahan yang dapat dioperasi) dan telah menembus jantung, dinding dada, rongga perut, atau diafragma. Kelenjar getah bening mungkin atau mungkin tidak terpengaruh

Stadium IV - Tumor mesothelioma ganas tidak dapat dioperasi (dengan pembedahan secara operasi) dan telah sepenuhnya bermetastasis (menyebar ke seluruh tubuh).

Proses Staging Malignant Mesothelioma

Ketika mesothelioma didiagnosis oleh dokter atau spesialis, mereka harus menentukan sejauh mana kanker dan seberapa jauh penyebarannya (bermetastasis). Paling sering, mereka akan menggunakan prosedur pencitraan untuk melihat ke dalam dada atau perut untuk membantu menentukan pementasan mesothelioma ganas. Pilihan pencitraan dokter dapat menggunakan meliputi:

• Foto toraks

• CT scan dada dan / atau perut
• MRI scan dada dan / atau perut

• PET scan dada dan / atau perut

Setelah dokter mampu menentukan tahap mesothelioma, dia akan dapat merumuskan rencana untuk perawatan dan memberikan prognosis.

Reaksi: